Framework: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya

· 2 menit untuk membaca
Framework: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya

Bagi beberapa orang tertentu, kata framework pasti terdengar tidak asing. Namun, bagi sebagian dari kamu yang tidak pernah terjun dalam dunia programming dan developing mungkin tidak tahu. Framework adalah sebuah kerangka kerja untuk memudahkan developer mengembangkan website. Yuk, simak untuk memahami lebih dalam pengertian, contoh, dan fungsi dari framework!

Apa itu Framework?

Framework adalah kerangka kerja yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan seorang developer dalam menulis kode yang konsisten untuk membuat atau mengembangkan website maupun aplikasi.

Pada dasarnya framework adalah komponen pemrograman yang sudah jadi dan siap untuk digunakan kapan saja sehingga seorang developer tidak perlu lagi membuat script ulang ketikan membuat projek yang sama. Hal inilah yang membuat framework dapat meringankan pekerjaan developer.

Contoh Framework

Ada berbagai jenis atau contoh framework yang sering digunakan. Berikut adalah beberapa contoh dari jenis framework yang biasa digunakan oleh seorang developer:

1. Framework Javascript

Javascript adalah bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh front end developer untuk membuat website lebih interaktif. Javascript merupakan golongan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dapat membuat aplikasi dan website yang kompleks menjadi dinamis dan memiliki performa yang baik. Contoh framework Javascript adalah AngularJs dan VueJs.

2. Framework PHP

Hypertext Preprocessor atau PHP merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang digunakan untuk berkomunikasi dari sisi server. PHP biasanya digunakan oleh back end developer. Beberapa PHP yang populer adalah Laravel, Symfony, dan CodeIgniter.

3. Framework CSS

Cascading Style Sheet atau CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengatur layout HTML menjadi lebih menarik. CSS biasanya digunakan oleh front end developer karena berkaitan dengan tampilan website ataupun aplikasi. Beberapa framework CSS adalah Foundation, Bootstrap, Bulma, dan Semantic UI.

Fungsi Framework

Sesuai dengan pengertiannya, fungsi dasar framework adalah untuk memudahkan pengembangan sebuah website dan aplikasi. Namun, berikut adalah beberapa fungsi lain framework yang perlu kamu ketahui.

1. Membuat Kode Pemrograman Lebih Terstruktur

Framework memiliki pola yang membuat kode yang ditulis menjadi lebih terstruktur. Itu karena kode pemrograman yang ada pada framework ditulis sesuai standar yang telah disepakati bersama. Hal ini akan berdampak positif karena kesalahan akan lebih mudah untuk diperbaiki.

Selain itu, dengan penulisan kode yang rapi, maka kamu juga bisa lebih mudah memahami cara kerja dari framework tersebut.

2. Meningkatkan Keamanan

Menggunakan framework dapat melindungi aplikasi dan website dari serangan hacker. Framework juga dapat mengatasi bug dengan efisien, ditambah beberapa framework populer sering melakukan update yang semakin dapat meningkatkan keamanan.

Itu karena celah keamanan dari suatu framework terus diperbaiki oleh para pengembangnya. Dengan begitu, framework yang baik pasti sering melakukan update untuk meningkatkan keamanannya.

3. Mempercepat Pengembangan Website

Framework dapat mempercepat pengembangan website, karena kode tidak perlu ditulis berulang kali. Namun, meskipun cepat bukan berarti framework akan menghasilkan website atau aplikasi dengan kualitas yang buruk. Framework juga dapat membuat website dan aplikasi lebih stabil karena setiap segmen kode telah teruji.

4. Peluang Kolaborasi

Menggunakan kerangka kerja memungkinkan beberapa developer untuk melakukan kolaborasi secara bersamaan. Kolaborasi dapat terjadi karena adanya standarisasi kode hingga pekerjaan menjadi lebih efisien serta dapat mencegah bug. Proses debug juga dapat dilakukan oleh semua developer yang terlibat dalam kolaborasi.

5. Pemeliharaan Lebih Mudah

Framework dapat mempermudah perawatan aplikasi dan website. Proses debug dapat dilakukan lebih cepat, selain itu dokumen aplikasi juga lebih mudah ditemukan jika menggunakan framework yang terstruktur. Dengan begitu, kamu atau orang lain akan lebih mudah dalam melakukan pemeliharaan maupun pengembangan.

Baca juga: Mau jadi Back End Developer? Ini Skill Yang Harus Dikuasai!

Sudah Paham Penjelasan Apa itu Framework?

Singkatnya framework adalah kerangka yang mempermudah developer mengembangkan website dengan lebih cepat. Dengan adanya framework, maka kamu tidak perlu membuat berbagai fitur pembangun website dari awal lagi. Kamu hanya perlu menggunakan fitur yang telah disediakan oleh framework tersebut.Jika kamu ingin menjadi seorang developer, pengetahuan mengenai framework sangat penting untuk kamu ketahui. Semoga informasi ini dapat membantumu lebih memahami dunia seorang developer!

Related Articles

Cara Mengamankan Login WordPress Dengan 2FA
· 2 menit untuk membaca
Ini 6 Perusahaan Terkenal yang Menggunakan Python
· 3 menit untuk membaca
Apa itu CMS? Pahami Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
· 3 menit untuk membaca
Database Adalah: Pengertian, Contoh, dan Jenis-Jenisnya
· 2 menit untuk membaca