Flash HP: Pengertian, Manfaat, Kekurangan, dan Caranya

· 3 menit untuk membaca
Flash HP: Pengertian, Manfaat, Kekurangan, dan Caranya

Dalam penggunaanya setiap hari, handphone tentu sangat sering menerima guncangan sistem yang membuat performa handphone menjadi tidak stabil. Bahkan, pada beberapa kasus sering terjadi kondisi handphone yang bilang dan tidak bisa dioperasikan kembali secara normal, termasuk dalam hal flash HP.

Para pengguna smartphone yang panik biasanya akan membawa handphone-nya ke tukang service untuk melakukan perbaikan. Tanpa disadari, kerusakan seperti bootloop atau proses terhenti pada logo handphone, atau kondisi handphone yang semakin melemah adalah tanda bahwa ponsel kamu memerlukan flash HP.

Pengertian Flash HP

Secara umum, flash HP adalah melakukan proses instal ulang pada sistem operasi handphone baik menggunakan versi pabrik maupun sebuah custom ROM atau modifikasi instalasi. Tujuan utama dari proses flashing ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi kerja ponsel agar kembali seperti baru.

Proses flash HP atau instal ulang ini bisa melalui proses langsung yaitu lewat stock recovery atau custom recovery dan juga dengan metode bantuan komputer.

Cara untuk melakukan instal ulang ini juga berbeda tiap tipe handphone. Seperti cara flash HP Xiaomi yang bisa dilakukan dengan mudah, atau flashing iPhone yang memerlukan keterampilan khusus.

Manfaat Flashing Terhadap Handphone

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika kamu melakukan instal ulang handphone kamu. Manfaat tersebut tentunya berguna bagi kelanjutan usia handphone, berikut penjelasannya:

1. Mengembalikan Kinerja Optimal Handphone

Setelah melakukan flash HP, maka kinerja keseluruhan sistem ponsel akan kembali optimal dan normal. Hal ini merupakan tujuan utama flashing pada handphone, untuk mengoptimalisasi performa ponsel Android yang rusak atau kehilangan beberapa fungsinya sehingga menjadi lambat.

Setelah flashing, tentunya fungsi sistem handphone akan kembali normal dan optimal.

2. Sistem File Kembali Fresh

Dengan melakukan flashing, ponsel kamu akan menjadi fresh seperti saat baru pertama kali kamu gunakan. Sistem file yang sebelumnya rusak dan tidak optimal akan diperbaiki dengan file sistem baru yang memberi kesan segar.

3. Memperbaiki Bug serta Error

Dalam pemakaian sehari-hari, kamu mungkin tidak sadar bahwa handphone kamu sebenarnya dalam keadaan error. Dampaknya, tentu beberapa aplikasi dan sistem kerja handphone menjadi terganggu.

Dengan melakukan flash HP, sistem kerja handphone kamu akan secara otomatis memperbaiki error tersebut. Untuk perawatan, produsen ponsel terus melakukan update berkala untuk mengoptimalkan kinerja handphone. Hal ini juga bisa kamu manfaatkan untuk mencegah error pada ponsel.

4. Mengatur Ulang Media Penyimpanan ke Setelan Pabrik

Kalau kamu adalah orang yang punya hobi melakukan eksperimen pada sistem kerja HP, tentu berdampak pada penyimpanan ponsel kamu. Hal yang biasa terjadi dari kegiatan memodifikasi sistem HP adalah media penyimpanan menjadi korup dan tidak bekerja secara normal.

Saat kamu melakukan flashing, HP kamu akan secara otomatis mengembalikan kapasitas penyimpanan yang korup tersebut.

Selain itu, file-file sampah yang menumpuk pada sistem penyimpanan juga akan terhapus secara permanen. Hal ini tentu akan membuat kapasitas penyimpanan  kembali normal dan kinerja HP menjadi optimal.

Cara Flash Hp Tanpa PC untuk Berbagai Jenis Handphone

Terdapat banyak metode untuk melakukan flashing. Pada umumnya inilah beberapa cara flashing ponsel yang perlu kamu ketahui:

1. Flashing Handphone Melalui Pengaturan Ponsel

Pada umumnya, semua ponsel dalam berbagai merek mempunyai pengaturan khusus pada ponsel untuk bisa melakukan flashing. Cara ini pun sangat mudah untuk dilakukan oleh pemula yang ingin kondisi ponselnya kembali optimal. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka “Setting” (Pengaturan) pada ponsel.
  • Pilih menu “General Management” (Manajemen Umum).
  • Klik “Reset Ulang”.
  • Pilih “Kembali ke Setelan Pabrik” (Factory Data Reset).
  • Pilih “Atur Ulang Perangkat” (Reset Device).
  • Tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan “Android Recovery”.
  • Tekan tombol “Volume down” ke opsi “Factory Reset”.
  • Tekan tombol “Power”.
  • Lalu pilih opsi “Yes”.
  • Kemudian, tekan tombol “Power”.
  • Lalu tunggu sampai layar “Android Recovery” kembali muncul dengan tampilan “Reboot”.
  • Pilih “Reboot System”.
  • Tunggu sampai proses selesai

2. Flash HP dengan Recovery Mode

Metode ini sebenarnya hampir serupa dengan metode flashing dengan menggunakan menu pengaturan pada ponsel. Bedanya, metode ini berfungsi ketika kondisi handphone error atau mati total.

Biasanya, cara untuk masuk ke mode recovery tiap ponsel itu berbeda. Seperti cara flash HP Xiaomi, OPPO, Samsung, Vivo adalah dengan menekan tombol power + Volume atas secara bersamaan, sambil tahan selama 7 detik. Berikut adalah langkah-langkah flashing dengan mode recovery:

  • Masuk dalam “Mode Recovery”.
  • Pilih “Wipe Data/Factory Reset”.
  • Pilih “Yes”.
  • Tunggu sampai proses flashing selesai.
  • Setelah muncul tulisan “Finish”, pilih restart HP.

Kekurangan dari Flash HP

Selain mempunyai kelebihan dari segi optimalisasi ponsel, ternyata flashing mempunyai beberapa kekurangan yang perlu kamu ketahui sebelum melakukannya.

1. Ponsel Bisa Menjadi Mati Total

Pada beberapa kasus, bila kamu salah menangani ponsel khususnya saat melakukan flashing, bisa terjadi saja ponsel tersebut menjadi mati total. Biasanya kejadian ini terjadi bila kamu melakukan flashing ponsel dengan metode flashing PC.

Dalam proses melakukan flashing dengan PC, kamu perlu benar-benar memahami tools dengan benar dan sesuai dengan tipe ponsel kamu. Pemilihan sistem operasi pun harus sesuai dan ada pula beberapa ponsel yang tidak bisa menerima sistem operasi lain selain sistem yang tersedia dari pabrik bawaan.

2. Kehilangan Garansi Resmi Ponsel

Akibat lain dari proses flashing sendiri adalah kamu bisa kehilangan garansi resmi yang dimiliki oleh ponsel kamu. Garansi resmi pada umumnya memiliki jangka waktu selama satu tahun. Jadi, jika dalam waktu satu tahun ada kerusakan pada HP dan kamu flash hp kamu sendiri, maka kamu akan kehilangan garansi resmi tersebut.

Pihak distributor dan service center resmi pastinya akan mengetahui kondisi sebuah ponsel bila sudah pernah mengalami flashing.

Gunakan Ponsel dengan Bijak!

Secara umum, flash hp dilakukan karena penggunaan ponsel yang terlalu diforsir. Selain itu, jangan melakukan eksperimen perubahan sistem pada ponsel jika hal itu berdampak negatif pada ponsel kamu. Gunakan ponsel dengan bijak agar tahan lama dan tetap optimal.

Related Articles

Cara Menggandakan Aplikasi Android, Terbukti Berhasil!
· 3 menit untuk membaca
Cara Screenshot Panjang di HP Android dengan Mudah
· 3 menit untuk membaca
Cara Membersihkan Memori Internal Hp Oppo Dengan Mudah
· 3 menit untuk membaca
Cara Daftar Paket Gojek Telkomsel, 75 Ribu Dapet 15GB!
· 3 menit untuk membaca